DANUAKBAR.com
Silahkan dibaca :) Semoga bermanfaat
Home » Arsitektur Prosesor dengan Teknologi Pipelin...

Arsitektur Prosesor dengan Teknologi Pipeline

Posted in Computer . Kuliah by Danu Akbar

Prosesor merupakan bagian utama dari komputer yang mengontrol semua kegiatan komputer. Performa sebuah komputer ditentukan olehprosesor. Salah satu cara untuk mempercepat kinerja komputer adalah dengan mengoptimalkan sistem pendukung ALU, yaitu Pipeline System.

Pipeline merupakan fitur standar dari prosesor RISC. Beberapa pekerjaan dalam dilakukan dalam waktu yang singkat karena prosesor bekerja pada berbagai langkah dari instruksi pada saat yang sama.

Defisini dari pipeline adalah cara atau langkah yang digunakaatau operasi dalam komputer secara bersamaan tn untuk melalukan perkerjaan etapi dalam tahap yang berbeda dan dialirkan secara kontinu pada unit pemrosesan. Teknik pipelining ini dapat diterapkan pada berbagai tingkatan sistem komputer. Bisa pada level yang tinggi (misalkan program aplikasi) sampai pada tingkat rendah (oleh mikroprocessor). Teknologi pipeline ini diciptakan dengan tujuan mempercepat kinerja komputer.

Bedanya prosesor yang tidak menggunakan tekonologi pipeline adalah dalam segi pengerjaan tugas atau operasi. Prosesor yang tidak menggunakan teknologi pipeline harus menyelesaikan suatu proses sampai dengan selesai dulu, baru bisa melanjutkan kie proses selanjutnya. Sedangkan prosesor yang menggunakan teknologi pipeline dapat melakukan beberapa proses secara bersamaan tanpa harus menunggu proses sebelumnya diselesaikan.

800px-Superscalarpipeline.png (800×462)<Cara kerja dari pipeline dapat kita mengerti dengan memahami contoh ini. Misalkan sebuah microprocessor akan menyelesaikan sebuah intruksi dalam empat langkah. Ketika instruksi pertama masuk ke langkah kedua, maka instruksi berikutnya diambil untuk diproses pada langkah pertama intruksi tersebut. Begitu seterusnya, ketika instruksi pertama masuk ke langkah tiga, instruksi kedua masuk ke langkah kedua dan instruksi ketiga masuk ke langkah pertama.

Tiga kesulitan atau kelemahan dari teknik ini adalah:

  1. Terjadinya penggunaan resource yang bersamaan
    Ketika beberapa instruksi diproses secara bersamaan, ini memungkinkan ada penggunaan resource memori pada tempat yang sama.
  2. Ketergantungan terhadap data
    Misalnya instruksi yang berurutan yang membutuhkan data dari instruksi sebelumnya.
  3. Pengaturan jump ke suatu memori
    Ketika sebuah instruksi meminta untuk melompat ke suatu lokasi memori tertentu, akan terjadi perubahan program counter, sedangkan instruksi yang sedang berada dalam salah satu tahap proses yang berikutnya mungkin tidak mengharapkan terjadinya perubahan program counter.

Ada 4 tahapan dalam generic pipeline, yaitu Fetch,. Decode, Execute, dan Write-Back. Tahapan ini diilustrasikan dengan gambar di bawah ini.

666px-Pipeline,_4_stage_with_bubble.svg.png (666×599) <

Mekanisme Akses Instruksi dengan Teknolgi Pipeline

Pipeline memiliki beberapa tahapan instruksi, yaitu:

  1. Mengambil instruksi dan membuffernya
  2. Ketika tahapan kedua bebas, tahapan pertama mengirimkan instruksi yang dibufferkan tersebut
  3. Pada saat tahapan kedua sedang mengeksekusi instruksi, tahapan pertama memanfaatkan siklus memori yang tidak dipakai untuk mengambil dan membufferkan instruksi berikutnya.

Gambar-Instruksi-Pipeline-zhiecheloendhell.blogspot.com.png (482×310) <

Ada dua langkah siklus instruksi yaitu, Fetch dan Execute.

Siklus Fetch

  1. Program Counter (PC) berisi alamat instruksi berikutnya yang akan diambil
  2. Prosesor mengambil instruksi berdasarkan alamat yang telah ditunjuk oleh PC
  3. Naikkan PC, kecuali jika ada perintah tertentu.
  4. Instruksi dimasukkan ke dalam Instruction Register (IR)
  5. Prosesor menginterpretasikan tugas yang akan dilakukan

Siklus Execute

  1. Transfer data antara CPU dengan main memory
  2. Transfer data antara CPU dengan I/O module
  3. Operasi aritmatika dan logika pada data tertentu
  4. Mengubah urutas operasi
  5. Kombinasi proses diatas.

Contoh Instruksi Pada Pipeline

Instruksi 1: ADD AX, AX

Instruksi 2: ADD EX, CX

Setelah CU menjemput instruksi 1 dari memory (IF), CU akan menerjemahkan instruksi tersebut (ID). Saat menerjemahkan instruksi 1, komponen IF tidak bekerja. Dengan adanya teknologi pipeline, IF menjemput instruksi 2 saat ID menerjemahkan instruksi 1.

Incoming search terms:

mengapa pipelining mempercepat proses (21)instruksi yang mempercepat kerjapipeline (1)mengapa pipelining mempercepat proses? (1)pertanyaan pipeline (1)prosesor dengan pipeline (1)tahapan pipelining (1)teknik pipelining (1)teknik pipelining dan (1)

Leave a Reply

Arsitektur Prosesor dengan Teknologi Pipeline ditulis oleh Danu Akbar dan komentator terakhir pada post ini adalah Anonymous @5
kunci jawaban ujian nasional tahun 2011-2012 (26)contoh kiamat sugra dan penjelasannya (59)kata buat cowok yang php (1)contoh diri sendiri (2)vidio forno dan napsu (2)fenomena jilbuk (11)sholat kewajiban atau kebutuhan (2)contoh greeting card mendapat prestasi dan terjemahan (1)pengertian greeting card dan contohnya (1)contoh kekurangan dan kelebihan diri seseorang (1)contoh makalah kiamat sugra ()Cara cepat biar bisa lupa orang ()cara dance ()cara mengetahui perasaan cewek ()bocoran jawaban unas 2012 ()cara agar cowok peka terhadap kita ()download the raid: redemption ()download film the raid ()cara agar dia peka pada ku ()Cara mengetahui perasaan seseorang dari sms ()tronNoah Band Separuh Aku